Kami Amankan Document Ini - Soffah.Net

0
Hal ini kami lakukan Adalah untuk mengamankan document yang sudah agak lama. Tetapi dalam document ini akan di belit dengan berbagai hela’an, diantaranya document ini akan menusuk dunia politik timur tengah yang berakibat membangkitkan kebencian sektarian terhadap timur tengah sendiri, dan itu telah menjadi fakta. Oleh sebab itu berbagai strategi di munculkan oleh timur tengah hususnya pihak Saudi Arabia untuk menutupi dak berusaha menghilangkan jejak atas kebocorannya document tersebut.

Penghelaan tersebut dimunculkan dari berbagai media, Ini akan menjadi pembahasan yang berkelanjutan bagi kami. Terhusus media mana saja yang berusaha menutupi nanti akan kami bahas, pembahasan ini berguna bagi kita untuk mengetahui media mana saja yang berusaha menutupi, maka media itu bisa di pastikan bahwa di dalamnya mengadopsi pemikiran Tawahhab (terjangkit wahabi). Document apa yang perlu kita amankan? Adalah menyangkut tentang pemindahan Makam Nabi Muhammad S.A.W

Yang mana document ini kami salin sepenuhnya dari sumber utama yaitu independent. Penyalinan ini kami lakukan tanpa ada perubahan sedikitpun, mutlak 100% kami amankan seutuhnya. Bahkan dalam bahasanya sekalipun, biarlah tetap apa-adanya dan hal ini akan menjadi catatan sejarah. Adapun pokok yang kami amankan dalah sebagai berikut :

Saudis risk new Muslim division with proposal to move Mohamed’s tomb

One of Islam’s most revered holy sites – the tomb of the Prophet Mohamed – could be destroyed and his body removed to an anonymous grave under plans which threaten to spark discord across the Muslim world.

The controversial proposals are part of a consultation document by a leading Saudi academic which has been circulated among the supervisors of al-Masjid al-Nabawi mosque in Medina, where the remains of the Prophet are housed under the Green Dome, visited by millions of pilgrims and venerated as Islam’s second-holiest site. The formal custodian of the mosque is Saudi Arabia’s ageing monarch King Abdullah.

The plans, brought to light by another Saudi academic who has exposed and criticised the destruction of holy places and artefacts in Mecca – the holiest site in the Muslim world – call for the destruction of chambers around the Prophet’s grave which are particularly venerated by Shia Muslims. Baca Selengkapnya...

Attack on Mohamed's tomb could stir up sectarian hatred

From the earliest period of Islam, it has been a common practice to pay respects to the Prophet Mohamed and visit his tomb.

Muslims refer to Mecca and Medina as “the two sanctuaries”, and many combine their hajj pilgrimage to Mecca with a visit to the Prophet’s mosque in Medina. There, alongside the prayer area and the Prophet’s pulpit, is the chamber housing his final resting place – where he was buried in 632.

It has also long been controversial, however, due to Islam’s rejection of idolatry, rooted in the firm monotheism laid out in the Koran. Do the prayers performed at the tomb amount to the worship of the Prophet? If so, then they contravene the fundamental Islamic message that God alone is worthy of worship. Baca Selengkapnya...

Mari kita Mulai permainan global ini, Akan kami buktikan ini semua, bahwa ini bukan isu atau kesalahan independent dalam melaporkan, atau menerjemahkan. Tetapi memang ada upaya penutupan jejak dalam masalah ini, buktikan sendiri nanti


© Post Original & Official®
 █║▌│█│║▌║││█║▌║▌║
Verified Official by Soffah.net

Post a Comment Blogger

Apa opini dari anda?