5 Perbedaan Pendapat Tentang Hari Penyembelihan - Soffah.Net

0
Tentang hari penyembelihan qurban, ini menjadi banyak Ikhtilaf di kalangan ulama terjadi perbedaan pendapat. Hal ini karena tidak adanya nash yang jelas, baik di dalam Al-Quran maupun dari hadits yang secara jelas. Diantara pendapat yang terjadi dikalangan para ulama tersebut diantaranya sebagai berikut :

[1]. Hari penyembelihan adalah 1 hari (tanggal 10 Dzulhijjah).

Diriwayatkan dari Ibnu Sirin, bahwasanya ia berkata, Al-Adlhaa (hari penyembelihan) adalah satu hari, yaitu hari Nahr, hari tanggal 10 bulan Dzulhijjah. [Al-Istidzkaar juz 15, hal. 200, no. 21579]

[2]. Hari penyembelihan di kota-kota adalah 1 hari, sedangkan di Mina selama 3 hari.

Dari Said bin Jubair dan Jabir bin Zaid, bahwasanya keduanya berkata, An-Nahr (hari penyembelihan) di kota-kota adalah satu hari, sedangkan di Mina selama tiga hari. [Al-Istidzkaar juz 15, hal. 201, no. 21580; Al-Mughni juz 3, hal. 454]

Note :

Imam Ibnu Abdil Barr (penyusun Kitab Al-Istidzkaar, wafat tahun 463 H) dan Imam Ibnu Qudamah (penyusun Kitab Al-Mughni, wafat tahun 630 H) menyebutkan riwayat dari Said bin Jubair dan Jabir bin Zaid sebagaimana tersebut di atas. Namun Imam Asy-Syaukaniy (penyusun Kitab Nailul Authaar, wafat tahun 1250 H) menyebutkan riwayat Said bin Jubair dan Jabir bin Zaid sebagai berikut : Berkata Said bin Jubair dan Jabir bin Zaid : Sesungguhnya waktunya (penyembelihan) adalah hari Nahr saja untuk penduduk kota-kota, dan hari-hari tasyriq untuk penduduk desa-desa. (lihat Nailul Authaar juz 5, hal. 142).

[3]. Hari penyembelihan adalah selama bulan Dzulhijjah.

Imam Al-Qadli Iyaadl menyebutkan dari sebagian ulama bahwa waktunya penyembelihan adalah selama dalam bulan Dzulhijjah. [Nailul Authaar juz 5, hal. 142]

[4]. Hari penyembelihan adalah 3 hari (tanggal 10, 11 dan 12 Dzulhijjah)

Imam Malik, Abu Hanifah, Ats-Tsauriy (dan shahabat-shahabatnya) berpendapat, Al-Adlha (hari penyembelihan) adalah tiga hari, yaitu Nahr dan dua hari sesudahnya. Dan berpendapat seperti itu pula Imam Ahmad bin Hanbal.

Imam Ahmad berkata, Hari penyembelihan adalah tiga hari. Hari Nahr dan dua hari sesudahnya (berdasarkan bukan hanya dari seorang saja dari shahabat Nabi SAW). [Al-Istidzkaar juz 15, hal. 201, no. 21581-21583]

[5]. Hari penyembelihan adalah 4 hari (tgl 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah)

Al-Auzaiy, Imam Syafiiy dan shahabat-shahabatnya berkata, Hari penyembelihan adalah empat hari, yaitu hari Nahr dan hari-hari tasyriq semunya, yaitu tiga hari sesudah hari Nahr. Dan itu juga merupakan pendapatnya Ibnu Syihab Az-Zuhriy, Atha dan Al-Hasan. [Al-istidzkaar juz 15, hal. 202, no. 21586-21587]

Demikian perbedaan yang terjadi dikalangan Ulama. Untuk melihat bagaimana Tata Cara Qurban silahkan lihat disini, atau mengetahui Hukum Dan Keutamaan Qurban silahkan baca disini. Allah wa Rasuhu A'lam.


© Post Original & Official®
 █║▌│█│║▌║││█║▌║▌║
Verified Official by Soffah.net

Post a Comment Blogger

Apa opini dari anda?