Apakah Boleh Niat Aqiqoh Di Gabungkan Dengan Qurban? - Soffah.Net

9
Apakah boleh Niat Aqiqoh di barengkan Dengan Qurban? Maka sudah tentu disini kita perlu mengetahui dua alur Nadzbataini (dua perkara yang di sunnahkan) yaitu Aqiqoh dan Qurban, Keduanya adalah sunnah Mu’Akkad. bisa anda baca disini pada judul Hukum Dan Keutamaan Qurban. Apa maksud mu’akkad? Adalah kesunnahan yang di kuatkan. Adapun boleh atau tidaknya niat yang di gandeng atau dibarengkan? Maka dalam masalah ini ada dua pendapat,

Yang pertama : Pendapat yang disampaikan oleh Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari kalangan tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Ibnu Sirin, dan Qotadah, mengeluarkan pendapat seperti ini : Qurban yang dia laksanakan itu bisa sekaligus diniatkan Aqiqoh dan menggugurkan anjurannya. Mereka berpandangan, kedua ibadah itu sama, yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt. melalui sembelihan hewan. Keduanya bisa saling melengkapi dan mengisi.

Penjelasan pendapat yang pertama : Dan bahkan apabila kita mau mengambil pendapat itu (yang pertama) maka ada sebuah firman Allah yang Ayatnya seperti berikut :

لَنْ يَّنَالَ اللهَ لُحُوْمُهَا وَلاَ دِمَآؤُهَا وَلكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوى مِنْكُمْ، كَذلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبّرُوا اللهَ عَلى مَا هَديكُمْ، وَ بَشّرِ الْمُحْسِنِيْنَ. الحج: 37

Daging-daging unta itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridloan) Allah dan tidak (pula) darahnya, tetapi taqwa dari pada kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah atas hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah khabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. [QS. Al-Hajj : 37]

Firman Allah di atas menunjukkan bahwa apabila kita hendak mencari keridloan Allah, daging-daging dan darah atas hewan sembelihan itu tidak bisa menggapai keridloannya. Namun ketaqwa’anlah yang bisa meraihnya. Maka ada dua makna dari Firman ini, (1) adalah, apa artinya hewan sembelihan (Aqiqoh) dan (Qurban) apabila kita tidak menyandang rasa Taqwa terhadapnya. Apa makna Taqwa? Adalah rasa takut kepada Allah. (2) Dan bisa saja orang yang miskin tidak melaksanakan Aqiqoh dan Qurban ternyata lebih utama dalam pandangan Allah sebab terlalu besar rasa taqwa-nya dari pada orang yang melaksanakan Aqiqoh dan Qurban hanya takut tidak mendapat pahala darinya (Allah).

Maka dari itu pendapat yang pertama diatas adalah mengacu pada karena tidak semua orang mampu melaksanakan keduanya, oleh sebab itu diniatkan bersamaan maka gugur atas anjuran itu terhadapnya. Dan bahkan keduanya (Aqiqoh) dan (Qurban) bisa gugur tanpa melaksanakan-nya untuk orang yang tidak mampu, perbandingan atas dua kesunnahan itu bisa di dapat dari kesunnahan yang lain, sungguh hal itu sangat banyak perbandingannya. Nanti kita bahas pada catatan selanjutnya dalam masalah kesama’an pahala.

Pendapat Kedua : Pendapat ini disampaikan oleh Mazhab Maliki, Mazhab  Syafi’i, dan salah satu riwayat Imam Ahmad. Kedua ibadah itu tidak boleh disatukan dan tidak bisa menggugurkan salah satunya. Sebab qurban adalah qurban dan aqiqoh adalah aqiqah. Alasan yang beliau sampaikan, yaitu masing-masing dari aqiqoh dan qurban memiliki tujuan yang berbeda. Maka dari itu, satu sama lain tidak boleh digabung. Latar belakang dan kronologi di balik kesunnahan kedua ibadah itu pun berseberangan. Jadi, kurang tepat disatukan.

Penjelasan Pendapat Kedua : Adapun pendapat yang kedua ini, yakni pendapat Jumhur Ulama Madzhab itu lebih kuat dalam ketelitian menetapkan syari’at. Sebagaimana pendapat itu melalui proses pertimbangan yang mendalam. Bisa kita buktikan dari berbagai riwayat, mengapa keduanya tidak dapat di satukan antara Aqiqoh dan Qurban, Alasannya :

Karena penyembelihan Aqiqoh itu di sunnahkan pada waktu tujuh (7) hari setelah kelahiran bayi, sebagaimana dalam riwayat di sebutkan عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: كُلُّ غُلاَمٍ رَهِيْنَةٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَ يُحْلَقُ وَ يُسَمَّى. ابو داود 3: 106، رقم: 2838 Aqiqoh yang disembelih untuk bayi itu pada hari ke-7, di hari itu ia dicukur rambutnya dan diberi nama". [HR. Abu Dawud juz 3, hal. 106, no. 2838] [HR. Ibnu Majah juz 2, hal. 1056, no. 3165]

Silahkan baca lengkapnya pada Tata Cara Aqiqoh Dan Pengertiannya. Adapun penyembelihan Qurban itu hari raya 'Iedul Adlha ada takhsis (penghususan) disini perhatikan dalam riwayat ini :

عَنْ اَنَسٍ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ص يَوْمَ النَّحْرِ مَنْ كَانَ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَلْيُعِدْ. متفق عليه. وللبخارى. مَنْ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَاِنَّمَا يَذْبَحُ لِنَفْسِهِ. وَ مَنْ ذَبَحَ بَعْدَ الصَّلاَةِ فَقَدْ تَمَّ نُسُكُهُ وَ اَصَابَ سُنَّةَ الْمُسْلِمِيْنَ. البخارى عن البراء، فى نيل الاوطار 5: 140

Dari Anas, ia berkata, Nabi SAW bersabda pada hari Nahr ('iedul Adlha), "Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat 'ied, maka hendaklah ia mengulangi". [Muttafaq 'alaih]. Dan menurut Imam Bukhari : "Barangsiapa menyembelih sebelum shalat, maka sesungguhnya ia hanya menyembelih untuk dirinya sendiri (yakni tidak dinilai sebagai ibadah qurban), dan barangsiapa menyembelih sesudah shalat maka sempurnalah ibadah sembelihannya dan bersesuaianlah pelaksanaannya dengan sunnah kaum muslimin". [HR. Bukhari dari Al-Baraa', dalam Nailul Authar juz 5, hal. 140]

Dari hadits-hadits tersebut dapat ditarik kejelasannya bahwa waktu yang sah untuk ibadah qurban adalah : "Sesudah shalat 'Ied hingga akhir hari Tasyriq (tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah)". Diluar hari yang di tentukan itu maka tidak di anggap Qurban

Imam Ibnu Abdil Barr (penyusun Kitab Al-Istidzkaar, wafat tahun 463 H) dan Imam Ibnu Qudamah (penyusun Kitab Al-Mughni, wafat tahun 630 H) menyebutkan riwayat dari Said bin Jubair dan Jabir bin Zaid sebagaimana tersebut di atas. Namun Imam Asy-Syaukaniy (penyusun Kitab Nailul Authaar, wafat tahun 1250 H) menyebutkan riwayat Said bin Jubair dan Jabir bin Zaid sebagai berikut : Berkata Said bin Jubair dan Jabir bin Zaid : Sesungguhnya waktunya (penyembelihan) adalah hari Nahr saja untuk penduduk kota-kota, dan hari-hari tasyriq untuk penduduk desa-desa. (lihat Nailul Authaar juz 5, hal. 142).

Maka sangat jelas disini antara Aqiqoh dan Qurban memiliki tujuan yang berbeda dan pada waktu yang berbeda pula. apabila masih ada yang mengganjal silahkan tinggalkan pertannyaan pada kolom komentar. Semoga catatn ini bermanfa’at. Allah wa Rasuluhu A’lam



© Post Original & Official®
 █║▌│█│║▌║││█║▌║▌║
Verified Official by Soffah.net

Post a Comment Blogger

  1. Assalamualaikum Ustad
    Bagaimana kalau kambing buat aqiqah disemblih bersamaan dengan qurban. Niatnya tetap niat aqiqah tanpa
    niat untuk qurban.
    Persisnya gini ustad, kebetulan ada saudara sepupu yang belum aqiqah waktu masih bayi, sekarang umurnya sudah lebih 35 orang tuanya niat mau mengaqiqahkanya bertepatan dengan hari raya qurban.
    Proses penyemblihan hewan aqiqahnya bersamaan dengan hewan qurban, tapi daging hasil semblihan itu
    tidak dibagikan bersamaan dengan hewan qurban, tetapi dimasak dulu baru dibagikan ke anak yatim dan tetangga sekitar.
    Menurut ustad gimana hukumnya.
    Terima Kasih sebelumnya.

    Wassalam

    ReplyDelete
  2. binatang qurban baik kambing atau sapi yang baik sesuai syarat sah untuk qurban, semoga banyak yang dapat merasakan bahagia mendapatkan qurban

    ReplyDelete
  3. Mau dapat uang sampingan??
    yuk main di ARENA DOMINO.
    modal kecil bisa mendapatkan keuntungan yg besar
    tunggu apa lg....buruan daftar sekarang juga dan Ajak Teman Anda Bergabung

    ReplyDelete
  4. "MAAF OM AGAK MELENCENG SEDIKIT
    ANDA BINGGUNG CARI SITUS POKER ONLINE YANG BISA DI PERCAYA?
    KAMI DARI AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA
    INGIN MENGAJAK BERGABUNG BERMAIN JUDI POKER
    POKER ONLINE - BANDARQ - ADUQ - CAPSA SUSUN- DOMINOQQ - SAKONG
    LINK DAFTAR : HTTP://ARENADOMINO.COM
    BONUS ROLLINGAN TERBESAR DARI YANG LAIN 0.5%
    BONUS REFFERAL 20% SEUMUR HIDUP
    MINIMAL DEPOSIT / WITHDRAW HANYA Rp.20.000
    PROSES DEPOSIT / WITHDRAW ( EXPRES ) EXTRA CEPAT"

    ReplyDelete
  5. F4n5--83771nG => Agen BOLA terbesar BBM : 5EE80AFE ^o^

    ReplyDelete
  6. mari gabung bersama kami di Aj0QQ*c0M
    BONUS CASHBACK 0.3% setiap senin
    BONUS REFERAL 20% seumur hidup.

    ReplyDelete

  7. Depo 20ribu bisa menang puluhan juta rupiah
    mampir di website ternama I O N Q Q
    paling diminati di Indonesia

    ReplyDelete
  8. Hiii .... buat kamu yang suka BOLA, yuk mari gabung di fans__bett__ing ^_^
    Komunitas sepak bola terbesar di indonesia :) 5.E.E.8.0.A.F.E | banyak kejutan menanti | fans | :)
    WA @ +855 963 156 245
    line @ fansbetting
    wechat @ fansbetting3
    bersama dengan kami CS fansbetting thankyou,,,

    ReplyDelete

Apa opini dari anda?