Pelepasan Hormon - Soffah.Net

0

Lanjutan Dari Keajaiban Hormon diSini

Telur dewasa dikeluarkan dari indung telur ke arah saluran telur (1).  Telur maju melalui saluran itu (2-3-4), dan mencapai rahim tempat telur menempel ke dindingnya (5-6)

Seperti telah dicatat, pelepasan progesteron terjadi di paruh kedua daur empat-mingguan. Jika pembuahan tak terjadi dalam rentang waktu ini, jumlah progesteron dan estrogen di dalam darah menurun cepat karena tak lagi diperlukan untuk membuat persiapan-persiapan bagi seorang manusia baru. Semua yang telah disiapkan ini (pembuluh kapiler di dinding rahim yang telah dilipatgandakan untuk memberi makan telur yang telah dibuahi) dikeluarkan dari tubuh lewat proses haid (menstruasi).

Pelepasan hormon FSH empat minggu kemudian di dalam kelenjar pituitari berhubungan dengan sebuah sel telur baru yang mulai masak dalam indung telur, dan daur baru persiapan empat-mingguan dimulai.

Sistem Reproduksi Laki-Laki

Hormon juga berperan penting dalam sistem reproduksi laki-laki. Sekitar 10 tahun setelah lahir, saat masa remaja dimulai, hormon-hormon laki-laki memainkan perannya secara penuh. Ini terjadi ketika satu rantai perintah dibentuk di dalam tubuh. Di puncak rantai perintah ini adalah hipotalamus.

Setelah lahir, hipotalamus melepaskan sebuah hormon bernama LHRH setiap 3-4 jam, namun jumlah yang dilepaskan sangat kecil. Sekitar 10 tahun kemudian, hipotalamus benar-benar "memahami" bahwa waktu yang tepat telah tiba untuk membentuk tubuh laki-laki dan mulai melepaskan LHRH dalam selang yang lebih pendek.43 Hormon LHRH bergerak ke mata kedua pada rantai perintah, kelenjar pituitari. Tak lama setelah menerima perintah, kelenjar pituitari melepaskan hormon lain yang disebut LH. Hormon ini memberikan perintah untuk mengaktifkan kelenjar seksual laki-laki, yaitu zakar.

Mengapa semua fungsi ini memerlukan waktu begitu lama sebelum mulai dan bagaimanakah kita menjelaskan pengaturan waktu mekanisme ini? Jawaban pertanyaan-pertanyaan ini masih belum diketahui dunia ilmiah. Bagaimanapun, sistem ini (yang rahasianya belum dapat diungkapkan oleh manusia) telah berjalan sejak awal sejarah di dalam tubuh setiap manusia.

Saat hormon LH mencapai zakar melalui aliran darah, sel-sel yang ada di sana mulai menghasilkan suatu hormon bernama testosteron. Sel-sel yang menghasilkan testosteron mengetahui bahwa waktunya telah tiba bagi tubuh yang ditempatinya untuk meninggalkan masa kanak-kanak menjadi laki-laki dewasa. Rumus kimia testosteron yang dihasilkannya akan mengubah seorang anak di dalam masa perkembangan menjadi laki-laki.

Molekul testosteron menyebar ke seluruh bagian tubuh dan mengetahui apa yang harus dilakukannya pada sel-sel tertentu di daerah-daerah ini. Berikut ini adalah sejumlah fungsi testosteron di dalam membentuk tubuh laki-laki:

Molekul-molekul testosteron menyebabkan perkembangbiakan sel-sel otot. Karena itu, tuuh laki-laki lebih berotot dan kuat daripada tubuh perempuan. Peningkatan jumlah otot menghasilkan penampakan tubuh khas laki-laki.

Pada saat yang sama, molekul-molekul testosteron mempengaruhi sel-sel pada akar rambut, menyebabkan munculnya Janggut dan kumis.

Testosteron mempengaruhi pita suara, menyebabkan suara laki-laki lebih rendah daripada perempuan. Selain itu, molekul testosteron memberikan pada tubuh laki-laki kemampuan membuahi telur perempuan.
Tentunya mengejutkan bahwa suatu molekul tak sadar dapat melakukan semua ini. Molekul ini mengetahui kekhususan tubuh laki-laki dan mengarahkan trilyunan sel dalam pembentukan tubuh ini.

Molekul testosteron tidak dibatasi untuk tugas-tugas ini saja. Bukti kentara perencanaan dapat dilihat dalam mekanisme yang dipengaruhi hormon ini. Untuk mewujudkan pengaruhnya, testosteron mencapai jaringan yang dituju (organ seksual laki-laki) dan memasuki sel-selnya. Di dalam sel, testosteron menyatu dengan sebuah enzim yang diciptakan secara khusus untuknya sehingga pengaruhnya meningkat pesat.

Hormon yang baru terbentuk ini lalu menyatu dengan sebuah reseptor yang dirancang khusus untuknya. Campuran molekuler yang dihasilkan menyatu dengan DNA yang ada di sel itu dan menggunakan informasi yang diterima dari DNA untuk mensintesis protein. Proses ini memastikan bahwa perbedaan tubuh serta fungsi seksual antara laki-laki dan perempuan terus berlanjut.

Inilah sistem yang diciptakan sedemikian tanpa cela sehingga mekanisme yang terbentuk dari penyatuan tiga tahap testosteron-enzim-reseptor menemukan tempat yang ditentukan baginya di antara tak terhitung kode-kode data yang ada pada DNA dan, dengan informasi ini, memastikan produksi. Misalnya, untuk pertumbuhan janggut, sistem bekerja pada daerah tertentu di DNA sel-sel akar rambut. Untuk merendahkan suara, sistem bekerja pada daerah yang tepat di DNA sel-sel pita suara.

Informasi yang diberikan di sini sangat penting. Testosteron (C19H28O2) adalah molekul yang dibentuk dari atom-atom karbon, hidrogen dan oksigen. Bagaimanakah zat-zat tak sadar dan tak bernyawa ini mengetahui bahwa informasi yang dibutuhkannya untuk menjalankan fungsinya terletak dalam DNA?

Yang lebih penting lagi, bagaimanakah zat-zat ini dapat menemukan secara sangat cepat (dan cermat) beberapa kode yang dicarinya dari sekitar 3 milyar kode (yang cukup untuk mengisi ribuan jilid ensiklopedia) dalam DNA?

Ratusan ilmuwan yang telah bekerja selama 10 tahun dengan teknologi tercanggih pada Human Genome Project belum lama ini berhasil memetakan DNA.

Namun, mereka masih belum mengetahui bagian DNA mana yang berhubungan dengan organ, protein, atau hormon apa di dalam tubuh manusia. Tetapi, estrogen (C18H28O2) sangat memahaminya dan menggunakan apa yang diketahuinya tanpa kesalahan selama bertahun-tahun di dalam tak terhitung tubuh manusia.

Tentunya sistem ini sebuah keajaiban penciptaan yang menunjukkan kehebatan Allah.

“Katakanlah, ‘Apakah aku akan mencari Tuhan selain Allah, padahal Ia Tuhan bagi segala sesuatu.  Dan tidaklah seseorang membuat dosa melainkan kemudaratannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain.  Kemudian, kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitakanNya kepadamu apa yang kamu perselisihkan.’” (QS Al-Anam, 6: 164)

Testosteron dihasilkan oleh hormon LH yang dilepaskan kelenjar pituitari. Tetapi, hormon LH dikendalikan oleh testosteron sebagaimana testosteron dikendalikan oleh LH. Saat jumlahnya di dalam darah meningkat, molekul testosteron melakukan tekanan pada kelenjar pituitari yang menyebabkan kelenjar itu menghentikan produksi LH. Hanya ketika jumlah testosteron menurun produksi LH dimulai lagi. LH yang dihasilkan mengaktifkan zakar dan memerintahkan produksi tambahan agar menaikkan jumlah testosteron.

Dari sini, kita dapat menyimpulkan dengan yakin bahwa ada pertukaran informasi antara kelenjar pituitari dan zakar. Dua kelenjar tak sadar saling mengendalikan produksi dan bekerjasama memastikan pelepasan testosteron dalam jumlah yang pas bagi manusia, dan mencegah bahaya yang mungkin timbul dari pelepasan testosteron yang terlalu sedikit (atau terlalu banyak). Lebih tepatnya, di dalam kedua kelenjar, subsistem-subsistem molekuler ditempatkan demi memastikan kerjasama yang serasi. Rancangan tanpa cela ini menunjukkan bahwa sistem-sistem ini diciptakan untuk memenuhi suatu tujuan bersama.

Pada saat yang sama, hormon FSH yang dilepaskan kelenjar pituitari mulai menghasilkan sperma di dalam zakar. Sel-sel sperma dirancang khusus untuk pembuahan sel-sel telur. Contoh lain rancangan adalah dengan dimulainya masa remaja, FSH dilepaskan dan sperma mulai dihasilkan di waktu yang tepat.

Dua Jenis Kelamin dari Bahan Dasar yang Sama

Hormon-hormon seksual memiliki sifat-sifat umum. Hormon laki-laki, testosteron, dan hormon-hormon perempuan, estrogen dan progesteron, terbentuk dari bahan dasar yang sama, kolesterol.

Diagram pengendalian hormon laki-laki

Bagaimanakah mungkin sel-sel yang menggunakan bahan dasar yang sama dapat membentuk jenis kelamin yang berbeda? Sebuah sel zakar memberi bentuk pada bahan dasar yang disediakan dan menyusun sifat-sifat laki-laki; dengan bahan dasar yang sama, sebuah indung telur membuat estrogen dan progesteron yang menghasilkan karakteristik perempuan. Bahan yang sama, hanya karena pengolahannya oleh sebuah sel, menyebabkan pertumbuhan janggut, pelebaran pundak, penurunan suara, dan produksi sperma. Juga, bahan yang sama, karena perbedaan bentuk yang diberikan padanya oleh sel lain, menyebabkan pelebaran tulang panggul perempuan, pertumbuhan payudara, peninggian suara, dan persiapan-persiapan yang diperlukan untuk melahirkan.

Sel-sel tanpa kecerdasan ini menggunakan bahan dasar yang sama untuk menghasilkan molekul-molekul, masing-masing dengan rancangannya yang tanpa cela (dan msing-masing untuk tujuan yang berbeda).
Contoh yang satu ini cukup untuk menunjukkan keagungan kecerdasan yang terwujud dalam sel-sel renik yang bahkan terlalu kecil untuk dilihat mata telanjang.

"Allah-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dan sesungguhnya Allah, ilmuNya benar-benar meliputi segala sesuatu." (QS Ath-Thalaq, 65: 12)


36. Intimate Universe, British Broadcasting Corporation - The Learning Channel Co-Production Video, 1998
37. Rasyonel Tedavi Yonunden Tibbi Farmakoloji (Medical Pharmacology According to Rational Treatment), h.  2751
38 Rasyonel Tedavi Yonunden Tibbi Farmakoloji (Medical Pharmacology According to Rational Treatment), h.  2723
39 Ic Hastaliklari (Internal Diseases), h.  369
40 Rasyonel Tedavi Yonunden Tibbi Farmakoloji (Medical Pharmacology According to Rational Treatment), h.  2750
41 Rasyonel Tedavi Yonunden Tibbi Farmakoloji (Medical Pharmacology According to Rational Treatment), h.  2750
42 Rasyonel Tedavi Yonunden Tibbi Farmakoloji (Medical Pharmacology According to Rational Treatment), h.  2750
43 Ic Hastaliklari (Internal Diseases), h.  392


Post a Comment Blogger

Apa opini dari anda?